Komisi E Konsisten Berjuang

⊆ 17:39 by admin | , . | ˜ 0 comments »

13 Juli 207
Surabaya - SuaraIndrapura - Sementara warga korban Lumpur tidak mendapat perhatian yang memadai dari Pemkab Sidoarjo dan DPRD Kabupaten Sidoarjo, Komisi E DPRD Jatim dengan ajeg dan konsisten tetap berjuang bersama warga korban Lumpur Lapindo hingga saat ini. “Setiap ada waktu Pak Saleh dan teman-teman dari PDI Perjuangan maupun Komisi E, berkunjung dan menengok kami, sambil bertanya tentang kondisi warga yang ada di pengungsian,” ungkap Pitanto, Wakil Ketua Pagar Rekontrak (Paguyuban Warga Renokenongo Menolak Kontrak), dan juga mantan kepala desa, saat ditemui di lokasi penampungan, 12/07/2007.
Menurutnya, selama ini yang konsisten bekerja keras memperjuangkan nasib warga Reno Kenongo adalah Komisi E DPRD Jatim, pimpinan Saleh Ismail Mukadar, juga kader PDI Perjuangan. Pemkab Sidoarjo dinilainya sangat tidak peduli dengan warga yang sekarang masih mengungsi di Pasar Baru Porong. “Pada tanggal 15 Juli nanti, mereka dideadline untuk segera meninggalkan Pasar Baru Porong, dengan alasan akan dipergunakan oleh para pedagang yang selama ini tinggal di pasar Porong lama.” Kata Pitanto menujukkan ketidak pedulian Pemkab Sidoarjo.
Pitanto juga menjelaskan, kedatangan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) ke Sidoarjo beberapa waktu lalu, juga tidak ada manfaatnya bagi warga Reno Kenongo. Dalam penuturannya, Pitono mengatakan, warga merasa kecewa dengan SBY yang memutuskan pemberian ganti rugi dengan DP 20 %. Sementara itu warga tetap pada keputusan semula yang menuntut cash and cary. “Masak yang namanya bencana seperti ini, pemerintah tidak mau bertanggung jawab. Karena itu kami akan tetap menuntut hak kami, jika disuruh pindah kami akan melawan sampai titik darah penghabisan,” cetusnya.

Ia menambahkan, hingga saat ini 766 Kepala Keluarga dan 2581 jiwa yang tinggal di tempat penampungan belum mendapatkan apa yang seharusnya menjadi haknya, baik dalam hal pendidikan, kesehatan maupun kebutuhan hidup sehari-hari. Selama ini, kata Pitanto, Lapindo hanya memberikan makan 3 kali sehari, baik untuk mereka yang sudah dewasa maupun anak-anak, termasuk bayi yang baru lahir. Itupun masih ada nasi basi yang diberikan. “Kami akan mempertahankan tempat ini (Pasar Baru Porong) sebagai tempat tinggal. Jika ada yang berusaha mengusir, kami akan lawan sekuat tenaga,” tegasnya dengan nada tinggi. (ovi)

0 Responses to Komisi E Konsisten Berjuang

= Ada Komentar?