DPRD Jawa Timur Desak Penurunan Harga Elpiji 50 Kilogram
⊆ 02:08 by admin | KOMISI E , NEWS . | ˜ 0 comments »TEMPO Interaktif, Surabaya : Untuk mengurangi kelangkaan elpiji di pasaran, DPRD Jawa Timur mendesak Pertamina menurunkan harga elpiji 50 kilogram seharga elpiji 12 kilogram atau 3 kilogram.
Ketua Komisi E DPRD Jawa Timur, Saleh Ismail Mukadar, mengatakan kelangkaan elpiji yang terjadi juga disebabkan banyaknya pelanggan industri yang beralih dari elpiji 50 kilogram ke elpiji 12 kilogram.
“Saat ini, harga elpiji 50 kilogram ternyata lebih mahal sekitar Rp 3 ribu per kilonya dari pada elpiji 12 kilogram,” kata Saleh ketika menggelar dengar pendapat dengan Pertamina di ruangan Komisi E DPRD Jatim, hari ini.
Selain itu, politisi PDIP ini juga meminta Pertamina bekerja sama dengan polisi segera mencari penyebab lain kelangkaan elpiji. Apalagi ada dugaan kelangkaan elpiji 12 kilogram juga disebabkan adanya aksi penimbunan yang dilakukan oleh oknum-oknum tertentu.
Sementara itu, Maulana Tazi, General Manager PT Pertamina Region V yang membawahi Jawa Timur, Bali dan Nusa Tenggara, mengatakan selama bulan Maret lalu, ketika permintaan elpiji 12 kilogram melonjak, ternyata permintaan elpiji 50 kilogram menurun drastis.
“Biasanya dalam sebulan permintaan elpiji 50 kilogram mencapai 2 ribu ton, tapi sekarang menurun menjadi 15 ribu ton,” kata Maulana. Padahal, di saat yang sama Pertamina terus menambah pasokan elpiji 12 kilogram dari 600 ton per hari menjadi 700 ton perhari.
Maulana mengakui jika tingginya permintaan elpiji 12 kilogram ini kemungkinan disebabkan adanya peralihan pelanggan dari elpiji 50 kilogram. “Harga elpiji 50 kilogram memang sangat tinggi atau Rp 7.525 perkilo, padahal elpiji 12 kilogram dan 3 kilogram hanya Rp 4.250 per kilo,” ujarnya.
Meski demikian, dirinya tidak bisa memastikan sampai kapan harga elpiji 50 kilogram ini tetap tinggi. “Ini semua keputusan pusat. Tapi yang saya dengar dalam waktu dekat ini harga elpiji 50 kilogram akan didiskon. Berapa diskonnya saya kurang tau,” ujarnya.
Terkait konversi minyak tanah ke elpiji, Maulana optimis akan segera rampung paling lama tahun 2009 mendatang. Untuk saat ini, di Jawa Timur setidaknya telah terkonversi sebanyak 700 ribu keluarga dari rencana total sebesar 5,5 juta keluarga.(Rohman Taufiq/TEMPO INTERAKTIF)
Ketua Komisi E DPRD Jawa Timur, Saleh Ismail Mukadar, mengatakan kelangkaan elpiji yang terjadi juga disebabkan banyaknya pelanggan industri yang beralih dari elpiji 50 kilogram ke elpiji 12 kilogram.
“Saat ini, harga elpiji 50 kilogram ternyata lebih mahal sekitar Rp 3 ribu per kilonya dari pada elpiji 12 kilogram,” kata Saleh ketika menggelar dengar pendapat dengan Pertamina di ruangan Komisi E DPRD Jatim, hari ini.
Selain itu, politisi PDIP ini juga meminta Pertamina bekerja sama dengan polisi segera mencari penyebab lain kelangkaan elpiji. Apalagi ada dugaan kelangkaan elpiji 12 kilogram juga disebabkan adanya aksi penimbunan yang dilakukan oleh oknum-oknum tertentu.
Sementara itu, Maulana Tazi, General Manager PT Pertamina Region V yang membawahi Jawa Timur, Bali dan Nusa Tenggara, mengatakan selama bulan Maret lalu, ketika permintaan elpiji 12 kilogram melonjak, ternyata permintaan elpiji 50 kilogram menurun drastis.
“Biasanya dalam sebulan permintaan elpiji 50 kilogram mencapai 2 ribu ton, tapi sekarang menurun menjadi 15 ribu ton,” kata Maulana. Padahal, di saat yang sama Pertamina terus menambah pasokan elpiji 12 kilogram dari 600 ton per hari menjadi 700 ton perhari.
Maulana mengakui jika tingginya permintaan elpiji 12 kilogram ini kemungkinan disebabkan adanya peralihan pelanggan dari elpiji 50 kilogram. “Harga elpiji 50 kilogram memang sangat tinggi atau Rp 7.525 perkilo, padahal elpiji 12 kilogram dan 3 kilogram hanya Rp 4.250 per kilo,” ujarnya.
Meski demikian, dirinya tidak bisa memastikan sampai kapan harga elpiji 50 kilogram ini tetap tinggi. “Ini semua keputusan pusat. Tapi yang saya dengar dalam waktu dekat ini harga elpiji 50 kilogram akan didiskon. Berapa diskonnya saya kurang tau,” ujarnya.
Terkait konversi minyak tanah ke elpiji, Maulana optimis akan segera rampung paling lama tahun 2009 mendatang. Untuk saat ini, di Jawa Timur setidaknya telah terkonversi sebanyak 700 ribu keluarga dari rencana total sebesar 5,5 juta keluarga.(Rohman Taufiq/TEMPO INTERAKTIF)
0 Responses to DPRD Jawa Timur Desak Penurunan Harga Elpiji 50 Kilogram
= Ada Komentar?