Mundur Konsentrasi di Persebaya

⊆ 13:23 by admin | , . | ˜ 0 comments »

SURABAYA - Jawa Pos - Saleh Ismail Mukadar akhirnya melepaskan jabatannya sebagai ketua umum KONI Surabaya. Keputusan itu disampaikan dalam rapat pleno pengurus KONI Surabaya dan cabor di Graha SA kemarin (11/10).

Meski memutuskan lengser, dia menegaskan bahwa keputusan itu tidak terkait dengan UU Sistem Keolahragaan Nasional (SKN) No 3/2005. Pada pasal 40 UU tersebut disebutkan bahwa pejabat publik tidak boleh memegang jabatan sebagai pengurus KONI. "Alasannya, dalam AD/ART KONI pasal 21 ayat 2 disebutkan bahwa ketua KONI provinsi dan Kota/Kabupaten tidak boleh merangkap jabatan dengan organisasi olahraga di bawahnya," dalihnya.
"Kenapa saya baru melakukan ini sekarang? Sebab, KONI Surabaya baru menerimanya akhir tahun ini," ujarnya. Keputusan itu, jelasnya, diambil karena dia tidak ingin melanggar AD/ART KONI. Selain itu, dia ingin berkonsentrasi di Pengcab PSSI Surabaya/Persebaya, di mana dia juga menjabat sebagai ketua umum. "Saat ini Persebaya lebih membutuhkan tenaga saya. Jadi, saya lebih baik memilih Persebaya saja," terangnya.

Saleh mengatakan tak langsung meninggalkan KONI Surabaya. Untuk beberapa saat, dia akan berada di sana sampai pada saatnya melakukan pelimpahan mandat kepada figur yang ditunjuk. "Saya masih akan tunggu saat yang tepat," jelasnya.

Dia akan tetap berperan di KONI Surabaya sebagai anggota dewan kehormatan sampai masa bakti kepengurusannya berakhir 2010 mendatang. Mundurnya Saleh tak lantas membuat kepengurusan vakum. Begitu menyampaikan keputusannya, dia langsung menunjuk Heroe Purnomosidi yang sebelumnya menjabat sebagai sekretaris umum sebagai penggantinya. Selain itu, Saleh merombak susunan kepengurusan. Tapi, itu baru akan dilakukan dalam pergantian antar waktu (PAW), setelah surat keputusan (SK) pergantian pengurus tersebut disahkan oleh KONI Jatim.

Sejumlah pengurus cabor tampak legawa melepas Saleh dari jabatannya. Ketua Umum Perpani Kota Surabaya Denny Trisyanto menyatakan, keputusan Saleh tepat. Sebab, kalau tidak dilakukan, Saleh menyalahi aturan. Mengenai persiapan Kota Surabaya menyongsong porprov II tahun depan, dia menyatakan tidak akan ada masalah. "Pak Saleh sudah membangun sistem. Sehingga, tanpa dia persiapan Kota Surabaya tetap bisa berjalan," terangnya. (nar/ko)

0 Responses to Mundur Konsentrasi di Persebaya

= Ada Komentar?