KONI Surabaya Gandoli Saleh

⊆ 12:40 by admin | , . | ˜ 0 comments »

13 Maret 2008
Surabaya - Kapanlagi.com - Pengurus cabang olahraga di bawah naungan KONI Kota Surabaya meminta Saleh Mukadar tetap berada di KONI. Dan tidak menerima pinangan untuk menjadi ketua umum Pengcab PSSI Surabaya (Persebaya). Sejumlah pengurus cabor yang dihubungi wartawan di Surabaya, Kamis, mengatakan sangat keberatan bila Saleh Mukadar harus mundur dari ketua KONI Surabaya, karena keberadaannya masih sangat dibutuhkan.

"Saya sangat menentang keras kalau Saleh Mukadar harus menjadi ketua umum Persebaya, karena hampir seluruh cabor di bawah naungan KONI Surabaya sangat membutuhkan perhatiannya," kata Ketua Pengcab IPSI Surabaya, Herman Rivai. Ia mengatakan hal itu saat diminta tanggapan soal pinangan klub-klub anggota Persebaya yang menghendaki Saleh Mukadar menjadi ketua umum, menggantikan posisi yang ditinggalkan Arif Afandi.
Saleh Mukadar belum memberi jawaban tegas soal pinangan itu dan masih akan meminta masukan dari 42 cabor di bawah naungan KONI Surabaya pada Jumat (14/3) atau sehari sebelum musyawarah cabang luar biasa (muscablub) Persebaya. Langkah itu dilakukan Saleh Mukadar, karena terpilihnya dia sebagai pimpinan KONI Surabaya pada 2006 lalu merupakan amanah dari cabor-cabor.

Sebagai pimpinan KONI, lanjut Herman, Saleh Mukadar seharusnya bisa bersikap adil dan tidak menganak-emaskan cabor sepakbola. "Apa cabor lain juga tidak perlu perhatian dan dana. Kalau sekarang sepak bola mengeluh perlu figur yang bisa mencari dana, kami dari cabor-cabor lain juga punya keluhan sama," tegas Herman. "Saya yakin seluruh cabor punya aspirasi yang sama dengan IPSI. Sebenarnya masih banyak calon lain yang bisa memimpin Persebaya, kenapa mereka tidak diberi kesempatan," tambah Anggota Dewan Kehormatan KONI Surabaya itu. Mantan asisten manajer Persebaya ini menyebut nama Ketua PS Mahasiswa (salah satu klub anggota Persebaya) Edy Yuwono Slamet dan Mohammad Mirdasy (anggota DPRD Jatim) sebagai calon alternatif.

Sekretaris Pengcab PBSI Surabaya, Irwan Setiadi juga menyatakan keberatan jika Saleh Mukadar harus mundur dari KONI dan memimpin Persebaya. "Kalau sampai Pak Saleh Mukadar mundur dan memilih jadi ketua umum Persebaya, seluruh cabor pasti akan sangat kecewa. Kalau harus mundur, seharusnya cabor-cabor yang minta, bukan 30 klub anggota Persebaya," katanya. Hal senada juga dikemukakan Kabid Binpres Pengcab PBVSI Surabaya, Soetedjo yang mengatakan tidak setuju kalau Saleh Mukadar harus mundur maupun merangkap jabatan sebagai ketua umum KONI dan Persebaya.

"Sebaiknya Pak Saleh Mukadar tetap di KONI Surabaya, karena tenaga dan pikirannya masih diperlukan untuk memajukan olahraga di Surabaya," katanya. Selain dari cabor-cabor, keberatan yang sama juga disampaikan sebagian besar pengurus KONI Surabaya. Mereka sangat berharap Saleh Mukadar tetap konsentrasi membesarkan KONI dan cabor yang berada di bawah naungan organisasi tersebut.

Muscablub Persebaya untuk memilih ketua umum baru sebagai pengganti Arif Afandi yang mundur pada 4 Maret lalu, rencananya dilaksanakan Sabtu (15/3). Selain Saleh Mukadar yang diusung 30 klub anggota Persebaya, sejumlah calon alternatif sempat dimunculkan diantaranya Edy Yuwono Slamet, M.Mirdasy dan Dhimam Abror Djuraid (mantan ketua Pengprov PSSI Jatim).

Dhimam Abror sejak awal sudah menyatakan tidak bersedia dicalonkan karena kesibukan pekerjaan, tapi bersedia membantu. Dua calon lain kabarnya bersedia untuk dicalonkan. Juru bicara perwakilan 30 klub anggota Persebaya, Suprastowo mengatakan meski Saleh Mukadar sangat dikehendaki, pihaknya tetap minta kesediaan calon-calon lain untuk dicalonkan pada muscablub.

"Ini sebagai penegasan bahwa upaya kita menggulirkan nama mereka memang serius, bukan sekadar calon cadangan atau sampingan," katanya. Suprastowo menambahkan, klub-klub anggota Persebaya memang telah memutuskan nama Saleh Mukadar sebagai calon ketua umum, karena dinilai sebagai sosok paling tepat untuk mengatasi krisis yang ada di Persebaya saat ini. (*/rsd)

0 Responses to KONI Surabaya Gandoli Saleh

= Ada Komentar?