Hadiah Juara Copa Buat Pemain

⊆ 02:07 by admin | . | ˜ 0 comments »

SURABAYA - Ketua Umum Persebaya Surabaya H Saleh Ismail Mukadar SH menjanjikan hadiah juara Copa Indonesia 2008 sebesar Rp 1 miliar dari total Rp 2 miliar akan dibagikan kepada seluruh pemain Persebaya. Janji itu disampaikan setelah bertemu Cholid Goromah (Ketua Harian) dan Achmad Munir (Sekretaris Umum) Jumat (31/10) malam. Ini disampaikan menyusul sikap Persebaya akhirnya ikut Copa Indonesia, setelah sebelumnya mengancam akan mundur dari kejuaraan yang mulai dilaksanakan 5 November 2008 mendatang. "Kita sepakat untuk memberikan hadiah uang jika juara Copa 50 persen untuk semua pemain. Sisanya? Dana cadangan untuk kompetisi reguler," kata Saleh.

Pernyataan Saleh ini 'bak menjilat ludah sendiri' sebab sebelumnya mengambil sikap Persebaya bakal mundur dari Copa karena beban anggaran yang sangat memberatkan. Benarkah? "Terus terang adanya ancaman dari PSSI membuat saya harus berpikir ulang. Apa artinya juara Divisi Utama jika kemudian Persebaya tidak bisa ikut Liga Super? Saya diberi amanat menjadi ketua umum disertai beban tanggung jawab mengembalikan kejayaan Persebaya. Jalannya ya tahun depan harus ikut Liga Super. Maka dengan sangat terpaksa saya menyatakan Persebaya harus ikut Copa Indonesia," ungkapnya.

Bagaimana soal anggaran yang semulai dinilai sangat memberatkan tersebut? "Ya masih tetap memberatkan. Karena kita tetap tidak mendapatkan bantuan dari APBD. Tapi itu tanggung jawab manajemen, entah nanti bagaimana caranya, kita tetap bisa ikut kompetisi reguler di Divisi Utama serta juga bisa ikut Copa Indonesia," jelasnya. Namun yang terpenting adalah dengan menyatakan ikut Copa Indonesia maka menjadi tanggung jawab semua pihak, baik itu Pengcab PSSI Surabaya, manajemen Persebaya, suporter Persebaya serta pihak terkait untuk bersama-sama meraih sukses di Copa Indonesia. "Artinya ini sudah kepalang basah maka tak ada kamus bagi arek Suroboyo untuk berpaling arah. Kalau mau maju ya harus maju sekalian, kalau main ya juara sekalian. Tidak tanggung-tanggung dan harus sekalian mengukir prestasi."

Seperti diketahui, ajang Copa Indonesia 2008 membuat sejumlah klub 'miris' dengan anggaran yang bakal mereka keluarkan. Akibatnya sejumlah klub menyatakan mundur. Maklum, mulai tahun ini tak ada lagi dana APBD buat klub sepakbola (kecuali sejumlah kecil klub yang tetap 'nekad' melakukannya). Akibatnya pengelola klub harus kreatif mencari sumber pendanaan dan harus pintar mengelolanya agar tidak cepat habis. Saat ini banyak klub yang terpaksa harus terlambat dalam membayarkan gaji buat pemainnya.

Dengan ikut Copa Indonesia, meski ada iming-iming hadiah Rp 2 miliar bagi juaranya dan match fee setiap pertandingan, namun biaya perjalanan dan akomodasi saat melakukan pertandingan tandang relatif besar. Apalagi jika harus keluar pulau, anggarannya akan semakin membengkak. Seperti jika Persebaya melakukan tandang ke Wamena, tak kurang dari Rp 200 juta harus mereka siapkan. "Ini sangat memberatkan dan membuat kami sempat berpikir ulang untuk mundur dari Copa," kata Saleh.

Namun Badan Liga Sepak Bola Indonesia (BLI) mengeluarkan ancaman buat klub yan tak mau ikut Copa, yaitu lisensi klub profesional dari Indonesia Super League (ISL) bakal dicabut. Sedangkan tim yang nanti promosi ke ISL dinyatakan tidak kompeten menggenggam linsensi klub profesional jika mundur. Itu berarti Persebaya bakal tidak bisa tampil di ISL tahun depan meskipun juara Divisi Utama. "Saya akan berdosa besar jika sampai Persebaya gagal tak bisa ikut Liga Super karena sekarang kami memutuskan mundur dari Copa," pungkas Saleh. (sak)

0 Responses to Hadiah Juara Copa Buat Pemain

= Ada Komentar?