Imam Oetomo-Soekarwo Masuk Pengurus Demokrat 2009

⊆ 13:20 by admin | , . | ˜ 0 comments »

Friday, 21 November 2008

SURABAYA - SURYA-Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Demokrat (PD) Jatim definitif, Imam Sunardhi memasukkan nama mantan gubernur Jatim dua periode dan mantan Pangdam V Brawijaya, Imam Oetomo. Nama cagub Jatim yang hampir pasti terpilih, Soekarwo juga mengisi daftar pengurus PD. Selain kedua orang tersebut, Sunardhi juga memasukkan nama Wakil Walikota Surabaya Arif Affandi daftar pengurus harian. Sunardhi mengatakan, dua minggu lagi, Imam Oetomo akan menjadi Ketua Dewan Pakar dan Soekarwo sebagai Ketua Majelis Pertimbangan Daerah (MPD). Sedangkan Arif Affandi menjadi Wakil Ketua Informasi dan Komunikasi. Kata mantan Mayjend TNI AL tersebut, masuknya ketiga orang tersebut diharapkan memperbesar perolehan suara PD pada Pemilu 2009.

“Saya optimistis, pada pemilu nanti, suara PD akan bertambah dan makin solid,” tutur Sunardhi yang terpilih secara aklamasi usai Musyawarah Luar Biasa (Musdalub) DPD PD Jatim di Hotel Bumi Surabaya, Kamis (20/11). Sunardhi yang juga berprofesi sebagai pengusaha ini menambahkan, masuknya Imam Oetomo dan Soekarwo karena ikatan kontrak, saat mencalonkan diri sebagai calon gubernur (cagub) lewat PD. Namun, selama ini, PD belum melakukan pembicaraan secara formal, baik dengan Imam Oetomo maupun Soekarwo. Sementara Arif, masih sekadar wacana.

Lanjut Sunardhi, PD sudah lama melakukan komunikasi secara intensif dengan Soekarwo, yakni sejak mencalonkan gubernur Jatim. Ia mengaku, selama ini belum ada pembicaraan resmi. Sunardi mengaku akan membicarakanya bersama formatur lainya, yakni dari DPP, Radityo Gambiro. Sedangkan dari empat DPC, di antaranyta H Sarto (Ketua DPC Sidoarjo), Joko Lestariono (Ketua DPC Batu), Iswanto (Ketua DPC Madiun) dan Muzakki (Ketua DPC Bangkalan). Mereka akan merumuskan struktur pengurus DPD PD Jatim periode 2008-2012.“Kami mempunyai waktu dua minggu lagi bertemu dan membicarakan ini dengan mereka,” imbuhnya.

Wakil Sekretaris DPD PD Jatim, Julianto Wahyudi mengemukakan, pengalaman dan jaringan hingga ke tingkat kelurahan yang dimiliki Imam Oetomo dan Soekarwo sangat dibutuhkan PD. Apalagi Soekarwo terpilih menjadi gubernur Jatim. Kata Julianto, pengalaman Soekarwo memaintaince pemenangan Pilgub serta Imam Oetomo sebagai mantan Pangdam dan dua periode memimpin Jatim pasti paham dan tahu betul seluk beluk Jatim, sehingga sangat memungkinkan membesarkan PD. “Itu kan kami butuhkan, akses-aksesnya, sehingga le depan kosentrasi PD lebih fokus dan optimal,” ujar Julianto Setiadi, Wakil Sekretaris demisioner DPD Jatim PD.

Ketua DPP PD, Anas Urbaningrum mengatakan, dalam Pemilu 2009 nanti, partainya mentarget 15 persen suara di Jatim. pada Pemilu 2004 lalu, target suara PD di Jatim 7 perrsen, hampir sama dengan target nasional, yakni 7,4 persen. Menurut hasil survei bulan september lalu, PD di Jatim sudah merangkak pada angka 10 persen. Sehingga perolehan 15 persen suara akan didapatkan PD. “Target 15 persen itu minimal itu seperti mendapat perunggu. Tapi tergantung dinamika politik di lapangan nanti. Target perunggu kalau dapat emas kan bagus. Repotnya target emas dapatnya perunggu,” ujarnya sembari tersenyum.

Mantan Ketua PB HMI ini menambahkan, untuk mencapai target tersebut, partainya melakukan dua strategi kampnaye, yakni serangan udara dengan cara memasang iklan di televisi, radio dan media cetak. Kedua, serangan darat, yakni memaksimalkan jaringan organisasi hingga tingkat kelurahan, anak ranting, RT/RW dan juga gerakan personal yang dilakukan para caleg PD. “Kalau gabungan model kampanye ini efektif, kami yakin demokrat memenuhi target,” kata Anas.

Sementara itu, PD juga akan mensosialisasikan program Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) kepada publik, bahwa pemerintah sudah bekerja dengan baik, punya capaian-capaian yang positif. Didukung oleh data-data yang valid dan otentik. “Kampanye besar demokrat sederhana, kami ingin melanjutkan perubahan secara berkesinambungan yang diserati dengan perubahan-perubahan yang nyata,” tambahnya.

Sementara, Sunardhi mengemukakan, untuk mencapai target 15 persen, pihaknya minta kader PD harus kompak. “Selama di partai ada eker-ekeran, ada kepentingan pribadi yang tinggi, pasti partai tidak akan bisa besar,” tandasnya. Ia berjanji tidak ada pergantian pengurus besar-besaran. Namun bagi pengurus yang merusak partai, akan diganti. “Semua potensi dan golongan akan kami rangkul. Cara yang tepat adalah mengajak mereka menjadi satu untuk kepentingan negara,” tambahnya.k6 Sumber : Harian SURYA

0 Responses to Imam Oetomo-Soekarwo Masuk Pengurus Demokrat 2009

= Ada Komentar?