Diatas Rp 100 juta, Kontrak Terancam Pangkas

⊆ 16:51 by admin | , , . | ˜ 0 comments »

Surabaya - Surya-Badai krisis finansial yang menghantam Persebaya, membuat pengurus dan manajemen Bajul Ijo segera melakukan rasionalisasi dengan memangkas kontrak pemain. Yang dipangkas, kontrak pemain yang nilainya diatas Rp 100 juta. Ini ada 23 pemain. Ketua Umum Persebaya, Saleh Ismail Mukadar yang ditemui usai diskusi Menuju Persepakbolaan Profesional yang digelar Bagian Pemuda dan Olahraga (Bagpora), Jumat (21/11) menjelaskan, rasionalisasi kontrak merupakan harga mati. Dalihnya, jika hal tersebut tidak dilakukan, maka persepak bolaan di Indonesia -khususnya Persebaya-bakal hancur.

“Saya sudah perintahkan ke manajemen untuk segera melakukan rasionalisasi. Saya dan manajemen sudah melakukan pembicaraan dengan pemain dan mereka (pemain) akhirnya mengerti dengan krisis finansial yang dialamai hampir semua klub sepak bola di Indonesia,” ucap Saleh, Jumat (21/11).

Ketua Komisi E DPRD Jatim ini menerangkan, besarnya rasionalisasi kontrak antara nol sampai 29 persen. Artinya, ada pemain yang tidak terkena rasionalisasi dan itu berlaku bagi pemain yang nilai kontraknya dibawah Rp 100 juta. Sedang bagi pemain yang kontraknya diatas Rp 100 juta akan dikenai rasionalisasi “Berapa persen besarnya rasionalisasi kontrak masing-masing pemain, nanti ditentukan berdasarkan kinerja dan kontribusi pemain terhadap tim. Soal ini, teknisnya dilakukan manajemen setelah melakukan pembicaraan dengan pemain,” aku Saleh.

Sesuai data kontrak pemain Persebaya yang tercatat di Badan Liga Sepak Bola Indonesia (BLI), ada 23 pemain yang nilai kontraknya diatas Rp 100 juta. Sisanya empat pemain dikontrak dibawah Rp 100 juta, yakni Sofi Hermawan Rp 60 juta, Wimba Sutan, Erfan Hidayatullah dan Andik Vermansyah masing-masing dikontrak Rp 40 juta.

Saleh menjamin, rasionalisasi atas kontrak Bejo Sugiantoro dkk tidak seperti yang dilakukan manajemen Persik Kediri yang langsung memotong 60 persen kontrak pemain atau Deltras Sidoarjo yang memutus kontrak pemain. Pengurus akan melakukan kebijakan terbaik dan tidak separah klub lain. “Misalnya, kontrak Bejo Sugiantoro Rp 550 juta, lalu dirasionalisasi alias dikurangi sebesar 22 persen. Maka, masih ada sisa Rp 430 juta,” terang Saleh.

Asisten Manajer Persebaya, Saleh Hanifah, secara terpisah menuturkan, rencana manajemen melakukan pembicaraan soal nilai rasionalisasi dengan pemain bakal dilakukan mulai pekan depan. “Secepatnya akan dilakukan, kemungkinan setelah 23 November. Pemain cukup memahami dengan kondisi krisis finansial,” tutur mantan Kabid Pembinaan Persebaya ini.

Awalnya skuad Persebaya menolak ketika pengurus mengambil kebijakan melakukan rasionalisasi atas kontrak. Setelah dilakukan pembicaraan dan dijelaskan dengan kondisi keuangan yang ada di Persebaya, pemain akhirnya menyetujui kebijakan tersebut. “Saya pasrah, kenyataannya klub memang dilanda krisis keuangan. Mau bagaimana lagi. Semua klub saat ini mengalami kesulitan keuangan,” tutur salah satu pemain Persebaya yang menolak disebut namanya. (fat) Sumber: Harian SURYA

0 Responses to Diatas Rp 100 juta, Kontrak Terancam Pangkas

= Ada Komentar?