Bantu Persebaya, Walikota Jual Mobil

⊆ 12:51 by admin | . | ˜ 5 comments »

KRISIS keuangan dalam tubuh Persebaya belum berakhir. Ketika tidak ada pasokan dana bantuan dari APBD maupun sponsor besar yang mengucurkan dana, pengurus terus berupaya mencari dana segar guna menggaji pemain yang tertunggak selama dua bulan. Bantuan tak terduga muncul dari Drs Bambang DH MpD. Walikota Surabaya ini menyerahkan mobil pribadinya kepada pengurus Persebaya agar dijual dan uangnya disumbangkan untuk membayar gaji pemain.

"Saya ikut prihatin dengan kondisi Persebaya. Karena secara institusi tidak bisa membantu, maka secara pribadi saya sebagai warga Surabaya serahkan mobil itu untuk Persebaya," kata Bambang DH, Minggu (09/11). Menurut mantan Ketua Umum Persebaya saat juara Ligina 2004 itu, dirinya ikut gelisah mendengar problem yang muncul dalam tubuh Persebaya dan tak ingin krisis itu menggerogoti perjalanan Persebaya menapaki kompetisi. "Mungkin belum cukup ya, tapi paling tidak bisa sedikit membantu," katanya.

Ketua Umum Persebaya H Saleh Ismail Mukadar SH membenarkan soal penyerahan mobil pribadi Bambang DH tersebut. Menurutnya mobil yang diserahkan walikota adalah mobil Jeep Wrangler Tahun 2006. Bahkan mobil tersebut sudah laku terjual. "Mobil Pak Bambang sudah laku sekitar 140 juta. Itu mobil kesayangan anaknya. Padahal pernah ditawar orang Rp 200 juta tapi tidak diberikan, sekarang karena butuh uang cepat ya lakunya cuma Rp 140 juta," katanya. Saleh juga mengaku sudah terlebih dahulu melego mobil miliknya, Toyota Altis Tahun 2003 seharga Rp 129 juta. "Ketika saya cerita soal menjual mobil, pak Bambang langsung bilang agar mobilnya juga ikut dijualkan," paparnya.

Menurut Saleh, Ketua Panpel Persebaya Paulus Helly Suyanto juga sudah menitipkan mobilnya, Ford Ranger Double Cabin Tahun 2003 ke showroom mobil dan sudah dihargai Rp 225 juta. Dari hasil penjualan ketiga mobil tersebut, pengurus telah memperoleh dana segar sekitar Rp 494 juta, sementara dari kas Persebaya masih ada sisa uang hasil pertandingan home saat melawan Persigo Gorontalo Rp 57 juta, jadi sudah siap Rp 551 juta.

Apakah cukup untuk membayar gaji pemain? Untuk dua bulan dana yang harus disiapkan sekitar Rp 900 juta. Bulan Oktober pemain menerima gaji secara utuh, sedangkan untuk bulan November besarannya sesuai dengan skema rasionalisasi yang telah disiapkan pengurus. "Belum cukup tapi menjual mobil itu upaya jangka pendek untuk menyelesaikan persoalan. Kekurangannya sekitar Rp 350 juta akan kita carikan pinjaman," kata Saleh yang mengaku belum tahu bakal cari pinjaman dimana. (*)

5 Responses to Bantu Persebaya, Walikota Jual Mobil

  1. BUDI SETIAWAN Says:
    masyaAllah... nanti kalau nonton persebaya main di tambaksari, abang telpon saya. saya jemput pakai 'si biru manis'ku.
  2. admin Says:
    sibiru manisku yang roda dua
    roda empat atau tak beroda ?
  3. bhayangkarafootball.blogspot.co.id Says:
    di mana-mana, yang namanya perjuangan selalu disertai pengorbanan. mudah-mudahan pengorbanan bapak mendapatkan balasan yang setimpal dari alloh SWT Amin!
    kalau Pak Saleh, Pak Bambang DH, Pak Helly jual mobil untuk bantu PERSEBAYA, LHA Bu Indah, manajer tim jual apa?
  4. bhayangkarafootball.blogspot.co.id Says:
    di mana-mana, yang namanya perjuangan pasti disertai dengan pengorbanan. mudah-mudahan pengorbanan bapak mendapatkan balasan yang setimpal, dari alloh SWT. Pertanyaanya? kalau bapak2 semua sudah jual mobil, lantas Bu Indah jual apa?
  5. admin Says:
    Bu Indah sudah menjual waktu tenaga dan pikirannya untuk membantu saya mengurusi Persebaya yg menurut saya tak ternilai harganya

= Ada Komentar?